Aku harap ini April Mop

 Pernahkah terbayangkan akan seperti apa kita menjalani kehidupan satu bulan ke depan?

Rencana-rencana besar, liburan terencana, lomba terencana, semua hal yang nampak mungkin dan akan kita lakukan bisa kita atur. Tapi sayang, baik buruknya kehidupan yang kita jalani di masa yang akan datang tak pernah benar-benar bisa diketahui sejak awal.

Aku harap semua hal yang terjadi di hidupku di bulan April 2026 ini adalah April Mop. Hanya prank. Hanya senda gurau yang tak benar serius.

Aku harap dan itu hanyalah harapan. Nyatanya sekarang tepat 3 jam sebelum memasuki bulan Mei dan aku masih belum ikhlas dengan apa yang terjadi di bulan April.

Bukan tak ingin melepas, tapi aku ingin menghilang. Aku ingin menghapus semua buruknya hari-hari yang kulalui, buruknya perilaku dan tabiat, buruknya kebiasaanku, buruknya hasil karyaku, buruknya berita yang dibawa kepadaku. Aku ingin menghapus segala yang buruk di bulan April ini.


Tak pernah aku bayangkan di akhri April ini aku akan mengetahui bahwa sakit yang diderita surgaku bukan sekadar sakit perut belaka. Tak pernah aku bayangkan di akhri April ini aku akan membentak teman sebangku dan membuat hubungan kami kikuk. Tak pernah aku bayangkan aku akan kembali mengalami kegagalan dalam sesuatu yang aku rasa merupakan bakatku. Tak pernah aku bayangkan akan merasa dihina menjadi seorang siswa di SMA yang bukan favorit. Tak pernah kubayangkan akan sepahit ini hidupku di bulan April.


Hujan di Bulan April itu benar adanya. Hujan itu adalah gambaran bagaimana hidupku begitu sendu saat ini. 

Hubungan kikuk antara aku dan temanku mungkin ada hikmahnya, ada pelajaran dibaliknya, tapi surgaku? aku tak bisa melihatnya sebagai sebuah pelajaran. aku melihatnya sebagai tebusan dosa yang aku perbuat.

Tuhan, kenapa kau berikan balasan atas dosa-dosaku melalui surgaku? 

Jikalau boleh kupikul seluruh beban di hidupnya, maka akan kupikul seumur hidup.

Jikalau boleh aku ambil seluruh rasa sakitnya, maka aku saja yang didera dengan sakit itu.

Kenapa, Tuhan? Kenapa harus sekarang? Kenapa harus dia? Kenapa bukan aku?

Di saat semua berpikir aku diam dan bersedih karena kesalahanku terhadap teman sebangkuku, aku justru sedang berusaha membalikkan keadaan dalam diam. Aku sedang berusaha. Biarlah waktu yang memperbaiki hubunganku dengan temanku, aku hanya ingin surgaku tak menderita. Aku berusaha agar semua yang sedang kuusahakan saat ini membuahkan hasil. 

Bila bulan ini aku harus gagal, maka tak kubiarkan bulan Juni nanti aku gagal lagi. Aku ingin surgaku tersenyum bangga padaku. Melihatku memakai jas almamater hijau botol itu. Aku ingin diunggah dalam status medsos-nya. Aku ingin aku menjadi anak yang membanggakan. 

Aku hanya punya surgaku, dalam hidup ini aku ingin hidup selamanya bersama surgaku. 

Aku harap ini April Mop.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PEOPLE CHANGE AND GROW (30/05/25)

DRAWING CLOSER (16/08/25)

my fangirl side